Pratama-Kreston Tax Research Center
No Result
View All Result
Sabtu, 11 Juli 2026
  • Login
  • Register
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • INDONESIA
Pratama-Kreston Tax Research Center
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • INDONESIA
Pratama-Kreston Tax Research Institute
No Result
View All Result

Laporan Keberlanjutan sebagai Pilar Strategi Bisnis Masa Kini

Nisa'ul HaqbyNisa'ul Haq
11 Juli 2025
in Artikel, ESG
Reading Time: 2 mins read
134 1
A A
0
Laporan Keberlanjutan sebagai Pilar Strategi Bisnis Masa Kini
155
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam perekonomian modern yang semakin menekankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, keberadaan laporan keberlanjutan (sustainability report) telah menjadi komponen strategis dalam tata kelola perusahaan. Tidak lagi dianggap sebagai pelengkap administratif, laporan ini kini menjadi alat komunikasi kunci antara perusahaan dan para pemangku kepentingan, termasuk investor, regulator, dan masyarakat luas.

Perusahaan tidak hanya dituntut untuk tumbuh secara finansial, tetapi juga membuktikan kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Pelaporan keberlanjutan memungkinkan perusahaan menunjukkan bagaimana aktivitas operasionalnya berdampak terhadap lingkungan dan sosial secara terukur. Ketika disusun dengan pendekatan berbasis data dan dampak nyata, laporan ini menjadi cerminan nilai strategis jangka panjang dan dasar legitimasi sosial sebuah perusahaan.

Beberapa perusahaan di Indonesia telah mengadopsi prinsip ini dengan serius. Unilever Indonesia, misalnya, melalui kerangka Unilever Sustainable Living Plan, rutin melaporkan inisiatifnya yang melibatkan pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan limbah, serta edukasi kesehatan masyarakat melalui program cuci tangan Lifebuoy. Sementara Danone Indonesia menjalankan program pertanian regeneratif dan pengelolaan sumber air berbasis masyarakat, dengan hasil yang diukur dari indikator sosial dan lingkungan.

Praktik ESG sebagai Investasi Sosial

Transformasi pendekatan investasi sosial menjadi instrumen strategis ESG dapat dilihat dari berbagai sektor. Telkom Indonesia, misalnya, mengembangkan program Desa Digital yang tidak hanya membangun infrastruktur internet, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui pelatihan literasi digital dan kewirausahaan lokal. Dampaknya dilaporkan secara jelas dalam indikator kinerja non-keuangan, seperti jumlah pelaku usaha digital baru dan peningkatan pendapatan desa.

Demikian pula, Bank BRI melalui Klasterku Hidupku, membina pelaku UMKM dengan pendekatan ekosistem berbasis komunitas. Program ini tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan usaha. Efektivitas program ini dilaporkan menggunakan metode Social Return on Investment (SROI), yang mengukur nilai sosial yang tercipta dari setiap rupiah yang diinvestasikan yang menggambarkan pendekatan yang mengintegrasikan nilai ekonomi dan sosial secara menyeluruh.

Dampak Sosial sebagai Faktor Penentu Keunggulan Kompetitif

Integrasi ESG ke dalam strategi korporasi bukan hanya meningkatkan reputasi, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan di pasar modal dan mata investor. Bank Mandiri, melalui laporan keberlanjutannya, melaporkan kinerja sosial dan lingkungan dengan mengaitkannya pada risiko dan peluang bisnis. Hasilnya, perusahaan tersebut masuk dalam indeks ESG seperti SRI-KEHATI, yang semakin menjadi acuan investor institusional global.

Contoh lain datang dari Pertamina, khususnya subholding Pertamina NRE yang fokus pada energi terbarukan. Selain membangun pembangkit tenaga surya, mereka juga menjalankan program pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal, seperti klaster peternakan dan pengelolaan sampah terpadu. Program-program ini dilaporkan dalam sustainability report yang menyajikan data dampak ekonomi masyarakat setempat—menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya wacana, melainkan realisasi strategis.

Dengan meningkatnya tuntutan terhadap akuntabilitas sosial dan lingkungan, laporan keberlanjutan kini menjadi kebutuhan mendasar dalam membangun kepercayaan publik. Perusahaan yang mampu menunjukkan data, narasi, dan bukti keberlanjutan yang valid akan lebih siap bersaing di pasar yang makin dipengaruhi oleh faktor non-keuangan. Dalam konteks ini, keberlanjutan telah berubah dari kewajiban moral menjadi strategi inti bisnis.

Informasi Jasa Pratama Institute
Penerapan ESG dilaporkan dalam laporan keberlanjutan perusahaan yang wajib dibuat setiap tahunnya. Jika Anda ingin memastikan laporan keberlanjutan perusahaan Anda disusun secara profesional dan menarik, kami di Pratama Institute hadir untuk membantu Anda. Dengan pengalaman dan keahlian dalam penyusunan laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan yang sesuai dengan standar terbaik, kami menghadirkan dokumen yang informatif sehingga bisa mencerminkan identitas perusahaan Anda. Hubungi kami untuk solusi laporan keberlanjutan yang ciamik!

Tags: ESGKebijakanKonsultan ESGKonsultan Sustainability ReportPendampingan ESGsosialSustainability Report
Share62Tweet39Send
Previous Post

Ke Mana Larinya Uang Pajak Kita?

Next Post

Pentingnya Peran Perusahaan yang Nyata di Tengah Bencana

Nisa'ul Haq

Nisa'ul Haq

Related Posts

Businessperson using a tablet with floating holographic laptops and percentage icons indicating data/connection. l
Analisis

Pajak Digital sebagai Instrumen Fiskal

7 Juli 2026
Freelancer
Analisis

Perbedaan PPh 21 dan PPh 23 untuk Freelancer

6 Juli 2026
Pelaporan SPT Masa PPN
Analisis

Denda Terlambat Lapor SPT Masa PPN, Berapa Besarnya?

6 Juli 2026
Greenwashing
Analisis

Bagaimana Standar Baru Menghapus Jejak Greenwashing dalam Bisnis?

3 Juli 2026
ESG
Analisis

Mengubah Risiko Menjadi Nilai: Mengapa Indonesia Membutuhkan Arsitek Keberlanjutan Baru?

2 Juli 2026
Perjanjian
Artikel

OECD vs UN Model: Siapa Berhak Memungut Pajak?

1 Juli 2026
Next Post
Pentingnya Peran Perusahaan yang Nyata di Tengah Bencana

Pentingnya Peran Perusahaan yang Nyata di Tengah Bencana

Ilustrasi e-commerce memungut pajak

PMK 37/2025: Marketplace Wajib Pungut Pajak, Ini Aturannya

Potret deindustrialisasi prematur di Indonesia

Potret Deindustrialisasi Prematur di Indonesia

Please login to join discussion

Instansi Anda memerlukan jasa berupa kajian kebijakan fiskal, pajak dan retribusi daerah, penyusunan naskah akademik, ataupun jasa survei?

Atau, Perusahaan Anda membutuhkan pendampingan dalam menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) atau Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)?

Konsultasikan kepada ahlinya!

MULAI KONSULTASI

Popular News

  • Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    1565 shares
    Share 626 Tweet 391
  • Batas Waktu Pengkreditan Bukti Potong PPh Pasal 23

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Apakah Jasa Angkutan Umum Berplat Kuning Dikenai PPN?

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Iuran BPJS dikenakan PPh Pasal 21?

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Apakah Pembelian Domain Website dikenakan PPh Pasal 23?

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
Copyright © 2025 PT Pratama Indomitra Konsultan

Pratama Institute

Logo Pratama Indomitra
  • Antam Office Tower B Lt 8 Jl. TB Simatupang No. 1 Jakarta Selatan Indonesia 12530
  • Phone : (021) 2963 4945
  • [email protected]
  • pratamaindomitra.co.id

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami

© 2025 Pratama Institute - All Rights Reserved.